{"id":454,"date":"2019-10-09T23:06:56","date_gmt":"2019-10-09T23:06:56","guid":{"rendered":"http:\/\/kawiwara.my.id\/?page_id=454"},"modified":"2019-10-11T12:09:01","modified_gmt":"2019-10-11T12:09:01","slug":"video","status":"publish","type":"page","link":"http:\/\/kawiwara.my.id\/index.php\/video\/","title":{"rendered":"Video"},"content":{"rendered":"\t\t\t<div class=\"yotu-playlist yotuwp yotu-limit-min   yotu-thumb-169  yotu-template-grid\" data-yotu=\"69f3f7ffa079b\" data-page=\"1\" id=\"yotuwp-69f3f7ff9fc69\" data-total=\"2\" data-settings=\"eyJ0eXBlIjoicGxheWxpc3QiLCJpZCI6IlBMUm5kcG1qXzlRNXk3WGhUdmwtX3pkb0xFSk54THBpOXgiLCJwYWdpbmF0aW9uIjoib24iLCJwYWdpdHlwZSI6InBhZ2VyIiwiY29sdW1uIjoiMyIsInBlcl9wYWdlIjoiMTIiLCJ0ZW1wbGF0ZSI6ImdyaWQiLCJ0aXRsZSI6Im9uIiwiZGVzY3JpcHRpb24iOiJvbiIsInRodW1icmF0aW8iOiIxNjkiLCJtZXRhIjoib2ZmIiwibWV0YV9kYXRhIjoib2ZmIiwibWV0YV9wb3NpdGlvbiI6Im9mZiIsImRhdGVfZm9ybWF0Ijoib2ZmIiwibWV0YV9hbGlnbiI6Im9mZiIsInN1YnNjcmliZSI6Im9mZiIsImR1cmF0aW9uIjoib2ZmIiwibWV0YV9pY29uIjoib2ZmIiwibmV4dHRleHQiOiIiLCJwcmV2dGV4dCI6IiIsImxvYWRtb3JldGV4dCI6IiIsInBsYXllciI6eyJtb2RlIjoibGFyZ2UiLCJ3aWR0aCI6IjYwMCIsInNjcm9sbGluZyI6IjEwMCIsImF1dG9wbGF5IjowLCJjb250cm9scyI6MSwibW9kZXN0YnJhbmRpbmciOjEsImxvb3AiOjAsImF1dG9uZXh0IjowLCJzaG93aW5mbyI6MSwicmVsIjoxLCJwbGF5aW5nIjowLCJwbGF5aW5nX2Rlc2NyaXB0aW9uIjowLCJ0aHVtYm5haWxzIjowLCJjY19sb2FkX3BvbGljeSI6IjEiLCJjY19sYW5nX3ByZWYiOiIxIiwiaGwiOiIiLCJpdl9sb2FkX3BvbGljeSI6IjEifSwibGFzdF90YWIiOiJhcGkiLCJ1c2VfYXNfbW9kYWwiOiJvZmYiLCJtb2RhbF9pZCI6Im9mZiIsImxhc3RfdXBkYXRlIjoiMTU3MDY2MDIyMCIsInN0eWxpbmciOnsicGFnZXJfbGF5b3V0IjoiZGVmYXVsdCIsImJ1dHRvbiI6IjEiLCJidXR0b25fY29sb3IiOiIiLCJidXR0b25fYmdfY29sb3IiOiIiLCJidXR0b25fY29sb3JfaG92ZXIiOiIiLCJidXR0b25fYmdfY29sb3JfaG92ZXIiOiIiLCJ2aWRlb19zdHlsZSI6IiIsInBsYXlpY29uX2NvbG9yIjoiIiwiaG92ZXJfaWNvbiI6IiIsImdhbGxlcnlfYmciOiIifSwiZWZmZWN0cyI6eyJ2aWRlb19ib3giOiIiLCJmbGlwX2VmZmVjdCI6IiJ9LCJnYWxsZXJ5X2lkIjoiNjlmM2Y3ZmY5ZmM2OSIsIm5leHQiOiJDQXdRQUEiLCJwcmV2IjoiIn0=\" data-player=\"large\" data-showdesc=\"on\">\n\t\t\t\t<div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-wrapper-player\" style=\"width:600px\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-player\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-placeholder\" id=\"yotu-player-69f3f7ffa079b\"><\/div>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-playing-status\"><\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\n\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-pagination yotu-pager_layout-default yotu-pagination-top\">\n<a href=\"#\" class=\"yotu-pagination-prev yotu-button-prs yotu-button-prs-1\" data-page=\"prev\">Prev<\/a>\n<span class=\"yotu-pagination-current\">1<\/span> <span>of<\/span> <span class=\"yotu-pagination-total\">2<\/span>\n<a href=\"#\" class=\"yotu-pagination-next yotu-button-prs yotu-button-prs-1\" data-page=\"next\">Next<\/a>\n<\/div>\n<div class=\"yotu-videos yotu-mode-grid yotu-column-3 yotu-player-mode-large\">\n\t<ul>\n\t\t\t\t\t<li class=\" yotu-first\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<a href=\"#CFF56D55OwQ\" class=\"yotu-video\" data-videoid=\"CFF56D55OwQ\" data-title=\"Remaja Sebagai Penggerak Literasi \\\"RTIK & SMPN 2 MADIUN\\\" Mengadakan Workshop Jurnalistik dan Menulis\" title=\"Remaja Sebagai Penggerak Literasi \"RTIK & SMPN 2 MADIUN\" Mengadakan Workshop Jurnalistik dan Menulis\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-thumb-wrp\">\n\t\t\t\t\t\t<div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img class=\"yotu-video-thumb\" src=\"https:\/\/i.ytimg.com\/vi\/CFF56D55OwQ\/sddefault.jpg\" alt=\"Remaja Sebagai Penggerak Literasi \"RTIK & SMPN 2 MADIUN\" Mengadakan Workshop Jurnalistik dan Menulis\">\t\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<h3 class=\"yotu-video-title\">Remaja Sebagai Penggerak Literasi \"RTIK & SMPN 2 MADIUN\" Mengadakan Workshop Jurnalistik dan Menulis<\/h3>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-description\">WAJAH BARU SMPN 2 MADIUN DENGAN INOVASI MADING ONLINE LAHIRKAN BENIH Calon JURNALIS MUDA dan Penulis BERBAKAT<br \/>\n<br \/>\nPelatihan workshop Jurnalistik dan Literasi Digital untuk Siswa SMPN 2 MADIUN<br \/>\n<br \/>\nini adalah kerja literasi bersama lanjutan yang dilakukan bersama smpn 2 madiun. sebuah kegiatan workshop yang bertajuk remaja penggerak literasi teknologi informasi dan komunikasi. <br \/>\nkegiatan yang terlaksana atas kerjasama @spendamadiun , @perpusmadiun , @openmadiun dan @rtikmadiun  ini menghadirkan narasumber yang juga para pegiat , yakni bu wakil walikota @indaraya , @dianasasa dan @fefeniaku @fettykurniawati<br \/>\ndan kegiatan inipun menghasilkan rencana tindak lanjut dalam bentuk mading , majalah daring , yang akan menjadi fasilitas para siswa untuk berkarya menjadi para jurnalis dan penulis. sebelum karya para siswa dapat dijadikan buku.<br \/>\nterima kasih pada semua pihak yang sudah membantu terselenggaranya kegiatan ini. juga untuk @kemenkominfo  melalui subdit literasi digital @arisdjakimo  yang ikut mensupport kegiatan ini. (saat kegiatan berlangsung, terkabar beliau menempati posisi dan tugas baru ).<br \/>\nterimakasih... terima kasih...<br \/>\nsemoga kegiatan kecil ini dapat menjadi cara kita ambil bagian membangun ekosistem literasi di madiun dan sekitarnya... amiiiin<br \/>\n<br \/>\n#madiun <br \/>\n#kotamadiun<br \/>\n#madiunkharismaTIK <br \/>\n#openmadiun<br \/>\n#openbook<br \/>\n#fefebutik<br \/>\n#d_buku<br \/>\n#rtikngawi<br \/>\n#rtikmadiun<br \/>\n#relawantik<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/li>\n\t\t\t\t\n\t\t\t\t\t\t<li class=\"\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<a href=\"#LM5OYLKiGyA\" class=\"yotu-video\" data-videoid=\"LM5OYLKiGyA\" data-title=\"Relawan TIK pesta GUNUNGAN BUKU di Jambore Komunitas Madiun 2015\" title=\"Relawan TIK pesta GUNUNGAN BUKU di Jambore Komunitas Madiun 2015\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-thumb-wrp\">\n\t\t\t\t\t\t<div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img class=\"yotu-video-thumb\" src=\"https:\/\/i.ytimg.com\/vi\/LM5OYLKiGyA\/sddefault.jpg\" alt=\"Relawan TIK pesta GUNUNGAN BUKU di Jambore Komunitas Madiun 2015\">\t\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<h3 class=\"yotu-video-title\">Relawan TIK pesta GUNUNGAN BUKU di Jambore Komunitas Madiun 2015<\/h3>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-description\">acara gunungan buku ini digelar dalam Jambore Komunitas Madiun Raya, 3 Mei 2015, di SUNCITY MADIUN. dimana gunungan buku dipersembahkan penulis Diana Sasa  dari komunitas D,BUKU Magetan. gunungan buku ini jadi bancakan paska talkshow literasi desa Teknologi Informasi dan Komunikasi  diprakarsai OPENMADIUN dan MADIUN MEMBACA yang menghadirkan narasumber dari kementrian kominfo, ketua umum Relawan TIK Indonesia, dan Pengelola Nama Domain Indonesia PANDI.<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/li>\n\t\t\t\t\n\t\t\t\t\t\t<li class=\"\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<a href=\"#ZvzOvsafGrU\" class=\"yotu-video\" data-videoid=\"ZvzOvsafGrU\" data-title=\"Pelatihan IT dan Jurnalistik Madiun 1\" title=\"Pelatihan IT dan Jurnalistik Madiun 1\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-thumb-wrp\">\n\t\t\t\t\t\t<div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img class=\"yotu-video-thumb\" src=\"https:\/\/i.ytimg.com\/vi\/ZvzOvsafGrU\/sddefault.jpg\" alt=\"Pelatihan IT dan Jurnalistik Madiun 1\">\t\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<h3 class=\"yotu-video-title\">Pelatihan IT dan Jurnalistik Madiun 1<\/h3>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-description\">Pelatihan IT dan Jurnalistik di MIN Demangan Kota Madiun bersama relawan TIK Madiun, Open Madiun, GDM (Gerakan desa membangun) , mbak Diana Sasa (Jurnalistik dan teman2 pegiat di desa2 wilayah madiun)<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/li>\n\t\t\t\t\n\t\t\t\t\t\t<li class=\"\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<a href=\"#Yzg5y-t8wI0\" class=\"yotu-video\" data-videoid=\"Yzg5y-t8wI0\" data-title=\"Komunitas di Madiun Deklarasi Madiun Bebas Hoax #1\" title=\"Komunitas di Madiun Deklarasi Madiun Bebas Hoax #1\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-thumb-wrp\">\n\t\t\t\t\t\t<div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img class=\"yotu-video-thumb\" src=\"https:\/\/i.ytimg.com\/vi\/Yzg5y-t8wI0\/sddefault.jpg\" alt=\"Komunitas di Madiun Deklarasi Madiun Bebas Hoax #1\">\t\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<h3 class=\"yotu-video-title\">Komunitas di Madiun Deklarasi Madiun Bebas Hoax #1<\/h3>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-description\">Deklarasi madiun bebas hoax<br \/>\n<br \/>\nBerbagai Komunitas di Madiun Deklarasi Madiun Bebas Hoax , Intoleransi dan radikalisme online<br \/>\n<br \/>\nJATIMPOS.CO\/MADIUN \u2013 Berbagai komunitas di Madiun mendeklarasikan menolak Hoax, Intoleransi dan Radikalisme Online. Hal tersebut ditandai dengan penandangan deklarasi oleh berbagai komunitas yang hadir dalam acara Nonton Bareng (Nobar) film dokumenter \u201c Lentera Maya \u201d dan Sarasehan yang digelar Komunitas Open Madiun bersama Forum Silaturahmi Jejaring Komunitas Lokal (Fosil Jengkol) di Rumah Makan Brandal\u2019s, Jalan Kalimantan 21, Kota Madiun, Selasa (20\/2\/2018) malam.<br \/>\n<br \/>\nTak hanya komunitas, deklarasi tersebut juga ditandatangani oleh penggiat literasi, akademisi, sastrawan, rohaniawan, pelaku UMKM, aparatur pemerintah dan Kepolisian. Mereka sepakat menjadikan Madiun Bebas Hoax, Intoleransi dan Radikalisme Online. \u201c Ayo ambil bagian dalam membangun ekosistem TIK yang aman dan bermartabat, \u201c ucap Yosep Ruspendi, pegiat Komunitas Open Madiun yang juga aktif sebagai Relawan TIK Madiun.<br \/>\n<br \/>\nUsai deklarasi, puluhan komunitas ini pun melanjutkan kegiatan nobar film dokumenter \u201c Lentera Maya \u201d yang merupakan sebuah film tentang bagaimana upaya tanpa lelah yang terus dilakukan berbagai pihak di Indonesia untuk meretas batas toleransi dan merawat ruang demokrasi di internet. Juga dikisahkan tentang pergulatan antara para penyampai kebaikan dan kebenaran versus penyebar hoax dan radikalisme di dunia maya.<br \/>\n<br \/>\nSetelah selesai nobar, acara dilanjutkan dengan sarasehan dan diskusi bersama dengan\u00a0 pemantik diskusi, Fetty Kurnia dari pegiat Gerakan Desa Membangun (GDM). Segala permasalahan pun dikupas\u00a0 dan dibahas dalam diskusi tersebut. Mulai diskusi tentang melawan hoax,\u00a0 tentang UMKM, seputar dunia pendidikan hingga seputar literasi.<br \/>\n<br \/>\n\u201c Dulu itu tidak ada penyebaran hoax, paling isunya penipuan, judi online, pornografi. Seiring dengan berjalannya waktu, gadget semakin murah, teknologi semakin terjangkau, kok semakin ngawur, orang \u2013 orangnya semakin gak jelas arahnya, dan seperti apa kontennya yang mau diakses. Hal inilah yang kemudian mendorong kita untuk membuat film dokumenter \u201c Lentera Maya \u201d ini, \u201c ujar Direktur Eksekutif ICT Watch, Denny BU yang hadir dalam acara tersebut.<br \/>\n<br \/>\nMenurut\u00a0 Staf Ahli Kementrian Kominfo Bidang Literasi Digital ini,\u00a0 untuk melawan penyebaran hoax, salah satunya perlu memperbanyak konten-konten positif di jagad maya. Hal tersebut bisa menjadi langkah konkrit dalam menangkal konten-konten negatif. Menurutnya, semakin banyak konten positif, dengan sendirinya konten negatif itu akan hilang dengan sendirinya tanpa perlu diblokir.<br \/>\n<br \/>\n\u201c Selain itu masyarakat kita pun juga harus memiliki budaya literasi yang tinggi, saya yakin secanggih dan sehebat apapun cara penyebaran hoax, masyarakat tidak mudah terpengaruh, karena masyarakat punya saringan yang bijak dalam menanggapi, \u201c katanya.<br \/>\n<br \/>\nSementara itu, Kasi Pengembangan Sumber Daya TIK, Diskominfo Kota Madiun, Eko Purnomo yang hadir pada acara tersebut sangat mengapresiasi kegiatan yang adakan oleh RTIK Madiun tersebut. Menurutnya, untuk penyebaran hoax atau berita bohong\u00a0 tidak boleh di biarkan. Hal tersebut menjadi tugas\u00a0 bersama untuk menggerakkan masyarakat dengan berbagai cara bergandeng tangan bersama Pemerintah untuk melawan hoax.<br \/>\n<br \/>\n\u201c Dengan program pemerintah yang sudah didengungkan selama ini, yakni program cyber kreasi yang merupakan gerakan nasional sebagai bagian komitmen bersama, mengajak kelompok komunitas, akademisi, media dan seluruh lapisan masyarakat dalam rangka mengupayakan berbagai kreatifitas lewat konten positif dan memanfaatkan internet secara bijak dan bertanggung jawab. Tentunya semua ini akan menanggulagi ancaman penyebaran hoax, cyber bulyng dan radikalisme online, \u201c ujarnya.<br \/>\n<br \/>\nSementara Kasubbag Humas Polres Madiun, AKP Sumantri mewakili Madiun Command Center (MCC), mengatakan, untuk menangkap isu \u2013 isu negatip, pihak Kepolisian telah membentuk cyber trop. \u201c Saya juga mohon bantuan kepada nitizen semuanya, untuk mendukung Polri. Mari kita sama \u2013 sama memonitor, syukur \u2013 syukur berani mengintervensi penyebaran isu \u2013 isu negatip dan penyebaran hoax, \u201c jelasnya. (jum). Sumber ( jatim pos )<br \/>\n<br \/>\n#relawantikngawi #rtikngawi #banggajadirelawan #ngawibebashoax<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/li>\n\t\t\t\t\n\t\t\t\t\t\t<li class=\"\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<a href=\"#-OrSwqnagK4\" class=\"yotu-video\" data-videoid=\"-OrSwqnagK4\" data-title=\"Pelatihan IT dan Jurnalistik Madiun 9\" title=\"Pelatihan IT dan Jurnalistik Madiun 9\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-thumb-wrp\">\n\t\t\t\t\t\t<div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img class=\"yotu-video-thumb\" src=\"https:\/\/i.ytimg.com\/vi\/-OrSwqnagK4\/sddefault.jpg\" alt=\"Pelatihan IT dan Jurnalistik Madiun 9\">\t\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<h3 class=\"yotu-video-title\">Pelatihan IT dan Jurnalistik Madiun 9<\/h3>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-description\">Pelatihan IT dan Jurnalistik di MIN Demangan Kota Madiun bersama relawan TIK Madiun, Open Madiun, GDM (Gerakan desa membangun) , mbak Diana Sasa (Jurnalistik dan teman2 pegiat di desa2 wilayah madiun)<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/li>\n\t\t\t\t\n\t\t\t\t\t\t<li class=\"\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<a href=\"#YJOggC5Du9Y\" class=\"yotu-video\" data-videoid=\"YJOggC5Du9Y\" data-title=\"Komunitas di Madiun Deklarasi Anti Hoax Intoleransi dan Radikalisme #4\" title=\"Komunitas di Madiun Deklarasi Anti Hoax Intoleransi dan Radikalisme #4\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-thumb-wrp\">\n\t\t\t\t\t\t<div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img class=\"yotu-video-thumb\" src=\"https:\/\/i.ytimg.com\/vi\/YJOggC5Du9Y\/sddefault.jpg\" alt=\"Komunitas di Madiun Deklarasi Anti Hoax Intoleransi dan Radikalisme #4\">\t\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<h3 class=\"yotu-video-title\">Komunitas di Madiun Deklarasi Anti Hoax Intoleransi dan Radikalisme #4<\/h3>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-description\">Deklarasi madiun bebas hoax<br \/>\n<br \/>\nBerbagai Komunitas di Madiun Deklarasi Madiun Bebas Hoax , Intoleransi dan radikalisme online<br \/>\n<br \/>\nJATIMPOS.CO\/MADIUN \u2013 Berbagai komunitas di Madiun mendeklarasikan menolak Hoax, Intoleransi dan Radikalisme Online. Hal tersebut ditandai dengan penandangan deklarasi oleh berbagai komunitas yang hadir dalam acara Nonton Bareng (Nobar) film dokumenter \u201c Lentera Maya \u201d dan Sarasehan yang digelar Komunitas Open Madiun bersama Forum Silaturahmi Jejaring Komunitas Lokal (Fosil Jengkol) di Rumah Makan Brandal\u2019s, Jalan Kalimantan 21, Kota Madiun, Selasa (20\/2\/2018) malam.<br \/>\n<br \/>\nTak hanya komunitas, deklarasi tersebut juga ditandatangani oleh penggiat literasi, akademisi, sastrawan, rohaniawan, pelaku UMKM, aparatur pemerintah dan Kepolisian. Mereka sepakat menjadikan Madiun Bebas Hoax, Intoleransi dan Radikalisme Online. \u201c Ayo ambil bagian dalam membangun ekosistem TIK yang aman dan bermartabat, \u201c ucap Yosep Ruspendi, pegiat Komunitas Open Madiun yang juga aktif sebagai Relawan TIK Madiun.<br \/>\n<br \/>\nUsai deklarasi, puluhan komunitas ini pun melanjutkan kegiatan nobar film dokumenter \u201c Lentera Maya \u201d yang merupakan sebuah film tentang bagaimana upaya tanpa lelah yang terus dilakukan berbagai pihak di Indonesia untuk meretas batas toleransi dan merawat ruang demokrasi di internet. Juga dikisahkan tentang pergulatan antara para penyampai kebaikan dan kebenaran versus penyebar hoax dan radikalisme di dunia maya.<br \/>\n<br \/>\nSetelah selesai nobar, acara dilanjutkan dengan sarasehan dan diskusi bersama dengan\u00a0 pemantik diskusi, Fetty Kurnia dari pegiat Gerakan Desa Membangun (GDM). Segala permasalahan pun dikupas\u00a0 dan dibahas dalam diskusi tersebut. Mulai diskusi tentang melawan hoax,\u00a0 tentang UMKM, seputar dunia pendidikan hingga seputar literasi.<br \/>\n<br \/>\n\u201c Dulu itu tidak ada penyebaran hoax, paling isunya penipuan, judi online, pornografi. Seiring dengan berjalannya waktu, gadget semakin murah, teknologi semakin terjangkau, kok semakin ngawur, orang \u2013 orangnya semakin gak jelas arahnya, dan seperti apa kontennya yang mau diakses. Hal inilah yang kemudian mendorong kita untuk membuat film dokumenter \u201c Lentera Maya \u201d ini, \u201c ujar Direktur Eksekutif ICT Watch, Denny BU yang hadir dalam acara tersebut.<br \/>\n<br \/>\nMenurut\u00a0 Staf Ahli Kementrian Kominfo Bidang Literasi Digital ini,\u00a0 untuk melawan penyebaran hoax, salah satunya perlu memperbanyak konten-konten positif di jagad maya. Hal tersebut bisa menjadi langkah konkrit dalam menangkal konten-konten negatif. Menurutnya, semakin banyak konten positif, dengan sendirinya konten negatif itu akan hilang dengan sendirinya tanpa perlu diblokir.<br \/>\n<br \/>\n\u201c Selain itu masyarakat kita pun juga harus memiliki budaya literasi yang tinggi, saya yakin secanggih dan sehebat apapun cara penyebaran hoax, masyarakat tidak mudah terpengaruh, karena masyarakat punya saringan yang bijak dalam menanggapi, \u201c katanya.<br \/>\n<br \/>\nSementara itu, Kasi Pengembangan Sumber Daya TIK, Diskominfo Kota Madiun, Eko Purnomo yang hadir pada acara tersebut sangat mengapresiasi kegiatan yang adakan oleh RTIK Madiun tersebut. Menurutnya, untuk penyebaran hoax atau berita bohong\u00a0 tidak boleh di biarkan. Hal tersebut menjadi tugas\u00a0 bersama untuk menggerakkan masyarakat dengan berbagai cara bergandeng tangan bersama Pemerintah untuk melawan hoax.<br \/>\n<br \/>\n\u201c Dengan program pemerintah yang sudah didengungkan selama ini, yakni program cyber kreasi yang merupakan gerakan nasional sebagai bagian komitmen bersama, mengajak kelompok komunitas, akademisi, media dan seluruh lapisan masyarakat dalam rangka mengupayakan berbagai kreatifitas lewat konten positif dan memanfaatkan internet secara bijak dan bertanggung jawab. Tentunya semua ini akan menanggulagi ancaman penyebaran hoax, cyber bulyng dan radikalisme online, \u201c ujarnya.<br \/>\n<br \/>\nSementara Kasubbag Humas Polres Madiun, AKP Sumantri mewakili Madiun Command Center (MCC), mengatakan, untuk menangkap isu \u2013 isu negatip, pihak Kepolisian telah membentuk cyber trop. \u201c Saya juga mohon bantuan kepada nitizen semuanya, untuk mendukung Polri. Mari kita sama \u2013 sama memonitor, syukur \u2013 syukur berani mengintervensi penyebaran isu \u2013 isu negatip dan penyebaran hoax, \u201c jelasnya. (jum). Sumber ( jatim pos )<br \/>\n<br \/>\n#relawantikngawi #rtikngawi #rtikmadiun #madiunbebashoax #banggajadirelawan #ngawibebashoax<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/li>\n\t\t\t\t\n\t\t\t\t\t\t<li class=\"\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<a href=\"#i5vzPmQmZs0\" class=\"yotu-video\" data-videoid=\"i5vzPmQmZs0\" data-title=\"Deklarasi Madiun Bebas Hoax , intoleransi dan radikalisme online #3\" title=\"Deklarasi Madiun Bebas Hoax , intoleransi dan radikalisme online #3\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-thumb-wrp\">\n\t\t\t\t\t\t<div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img class=\"yotu-video-thumb\" src=\"https:\/\/i.ytimg.com\/vi\/i5vzPmQmZs0\/sddefault.jpg\" alt=\"Deklarasi Madiun Bebas Hoax , intoleransi dan radikalisme online #3\">\t\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<h3 class=\"yotu-video-title\">Deklarasi Madiun Bebas Hoax , intoleransi dan radikalisme online #3<\/h3>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-description\">Deklarasi madiun bebas hoax<br \/>\n<br \/>\nBerbagai Komunitas di Madiun Deklarasi Madiun Bebas Hoax , Intoleransi dan radikalisme online<br \/>\n<br \/>\nJATIMPOS.CO\/MADIUN \u2013 Berbagai komunitas di Madiun mendeklarasikan menolak Hoax, Intoleransi dan Radikalisme Online. Hal tersebut ditandai dengan penandangan deklarasi oleh berbagai komunitas yang hadir dalam acara Nonton Bareng (Nobar) film dokumenter \u201c Lentera Maya \u201d dan Sarasehan yang digelar Komunitas Open Madiun bersama Forum Silaturahmi Jejaring Komunitas Lokal (Fosil Jengkol) di Rumah Makan Brandal\u2019s, Jalan Kalimantan 21, Kota Madiun, Selasa (20\/2\/2018) malam.<br \/>\n<br \/>\nTak hanya komunitas, deklarasi tersebut juga ditandatangani oleh penggiat literasi, akademisi, sastrawan, rohaniawan, pelaku UMKM, aparatur pemerintah dan Kepolisian. Mereka sepakat menjadikan Madiun Bebas Hoax, Intoleransi dan Radikalisme Online. \u201c Ayo ambil bagian dalam membangun ekosistem TIK yang aman dan bermartabat, \u201c ucap Yosep Ruspendi, pegiat Komunitas Open Madiun yang juga aktif sebagai Relawan TIK Madiun.<br \/>\n<br \/>\nUsai deklarasi, puluhan komunitas ini pun melanjutkan kegiatan nobar film dokumenter \u201c Lentera Maya \u201d yang merupakan sebuah film tentang bagaimana upaya tanpa lelah yang terus dilakukan berbagai pihak di Indonesia untuk meretas batas toleransi dan merawat ruang demokrasi di internet. Juga dikisahkan tentang pergulatan antara para penyampai kebaikan dan kebenaran versus penyebar hoax dan radikalisme di dunia maya.<br \/>\n<br \/>\nSetelah selesai nobar, acara dilanjutkan dengan sarasehan dan diskusi bersama dengan\u00a0 pemantik diskusi, Fetty Kurnia dari pegiat Gerakan Desa Membangun (GDM). Segala permasalahan pun dikupas\u00a0 dan dibahas dalam diskusi tersebut. Mulai diskusi tentang melawan hoax,\u00a0 tentang UMKM, seputar dunia pendidikan hingga seputar literasi.<br \/>\n<br \/>\n\u201c Dulu itu tidak ada penyebaran hoax, paling isunya penipuan, judi online, pornografi. Seiring dengan berjalannya waktu, gadget semakin murah, teknologi semakin terjangkau, kok semakin ngawur, orang \u2013 orangnya semakin gak jelas arahnya, dan seperti apa kontennya yang mau diakses. Hal inilah yang kemudian mendorong kita untuk membuat film dokumenter \u201c Lentera Maya \u201d ini, \u201c ujar Direktur Eksekutif ICT Watch, Denny BU yang hadir dalam acara tersebut.<br \/>\n<br \/>\nMenurut\u00a0 Staf Ahli Kementrian Kominfo Bidang Literasi Digital ini,\u00a0 untuk melawan penyebaran hoax, salah satunya perlu memperbanyak konten-konten positif di jagad maya. Hal tersebut bisa menjadi langkah konkrit dalam menangkal konten-konten negatif. Menurutnya, semakin banyak konten positif, dengan sendirinya konten negatif itu akan hilang dengan sendirinya tanpa perlu diblokir.<br \/>\n<br \/>\n\u201c Selain itu masyarakat kita pun juga harus memiliki budaya literasi yang tinggi, saya yakin secanggih dan sehebat apapun cara penyebaran hoax, masyarakat tidak mudah terpengaruh, karena masyarakat punya saringan yang bijak dalam menanggapi, \u201c katanya.<br \/>\n<br \/>\nSementara itu, Kasi Pengembangan Sumber Daya TIK, Diskominfo Kota Madiun, Eko Purnomo yang hadir pada acara tersebut sangat mengapresiasi kegiatan yang adakan oleh RTIK Madiun tersebut. Menurutnya, untuk penyebaran hoax atau berita bohong\u00a0 tidak boleh di biarkan. Hal tersebut menjadi tugas\u00a0 bersama untuk menggerakkan masyarakat dengan berbagai cara bergandeng tangan bersama Pemerintah untuk melawan hoax.<br \/>\n<br \/>\n\u201c Dengan program pemerintah yang sudah didengungkan selama ini, yakni program cyber kreasi yang merupakan gerakan nasional sebagai bagian komitmen bersama, mengajak kelompok komunitas, akademisi, media dan seluruh lapisan masyarakat dalam rangka mengupayakan berbagai kreatifitas lewat konten positif dan memanfaatkan internet secara bijak dan bertanggung jawab. Tentunya semua ini akan menanggulagi ancaman penyebaran hoax, cyber bulyng dan radikalisme online, \u201c ujarnya.<br \/>\n<br \/>\nSementara Kasubbag Humas Polres Madiun, AKP Sumantri mewakili Madiun Command Center (MCC), mengatakan, untuk menangkap isu \u2013 isu negatip, pihak Kepolisian telah membentuk cyber trop. \u201c Saya juga mohon bantuan kepada nitizen semuanya, untuk mendukung Polri. Mari kita sama \u2013 sama memonitor, syukur \u2013 syukur berani mengintervensi penyebaran isu \u2013 isu negatip dan penyebaran hoax, \u201c jelasnya. (jum). Sumber ( jatim pos )<br \/>\n<br \/>\n#relawantikngawi #rtikngawi #rtikmadiun #madiunbebashoax #banggajadirelawan #ngawibebashoax<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/li>\n\t\t\t\t\n\t\t\t\t\t\t<li class=\"\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<a href=\"#ns2fn9PGGUs\" class=\"yotu-video\" data-videoid=\"ns2fn9PGGUs\" data-title=\"MADIUN -  DISKOMINFO Kota Madiun Bersama Relawan T I K Menggelar Workshop Literasi Teknologi Informa\" title=\"MADIUN -  DISKOMINFO Kota Madiun Bersama Relawan T I K Menggelar Workshop Literasi Teknologi Informa\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-thumb-wrp\">\n\t\t\t\t\t\t<div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img class=\"yotu-video-thumb\" src=\"https:\/\/i.ytimg.com\/vi\/ns2fn9PGGUs\/sddefault.jpg\" alt=\"MADIUN -  DISKOMINFO Kota Madiun Bersama Relawan T I K Menggelar Workshop Literasi Teknologi Informa\">\t\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<h3 class=\"yotu-video-title\">MADIUN -  DISKOMINFO Kota Madiun Bersama Relawan T I K Menggelar Workshop Literasi Teknologi Informa<\/h3>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-description\"><\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/li>\n\t\t\t\t\n\t\t\t\t\t\t<li class=\"\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<a href=\"#wlRc7k-11Jw\" class=\"yotu-video\" data-videoid=\"wlRc7k-11Jw\" data-title=\"Relawan TIK BAnyuwangi, Tulung Agung dan Madiun\" title=\"Relawan TIK BAnyuwangi, Tulung Agung dan Madiun\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-thumb-wrp\">\n\t\t\t\t\t\t<div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img class=\"yotu-video-thumb\" src=\"https:\/\/i.ytimg.com\/vi\/wlRc7k-11Jw\/sddefault.jpg\" alt=\"Relawan TIK BAnyuwangi, Tulung Agung dan Madiun\">\t\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<h3 class=\"yotu-video-title\">Relawan TIK BAnyuwangi, Tulung Agung dan Madiun<\/h3>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-description\">Dokumentasi relawanku<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/li>\n\t\t\t\t\n\t\t\t\t\t\t<li class=\"\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<a href=\"#fBdbdP3uhhw\" class=\"yotu-video\" data-videoid=\"fBdbdP3uhhw\" data-title=\"Relawan TIK  Piknik ke Pantai Solong Banyuwangi\" title=\"Relawan TIK  Piknik ke Pantai Solong Banyuwangi\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-thumb-wrp\">\n\t\t\t\t\t\t<div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img class=\"yotu-video-thumb\" src=\"https:\/\/i.ytimg.com\/vi\/fBdbdP3uhhw\/sddefault.jpg\" alt=\"Relawan TIK  Piknik ke Pantai Solong Banyuwangi\">\t\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<h3 class=\"yotu-video-title\">Relawan TIK  Piknik ke Pantai Solong Banyuwangi<\/h3>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-description\">Relawan TIK RTIK Tulungagung RTIK Madiun diajak piknik oleh RTIK Banyuwangi ke pantai Solong setelah memgikuti seminar #InternetBAIK 1\/11\/2016. Keliling kota Bayuwangi yang bersih dan di pantai Solong bikin Vlog destinasi wisata pantai. #InternetBAIK #InternetCAKAP<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/li>\n\t\t\t\t\n\t\t\t\t\t\t<li class=\"\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<a href=\"#rXC4p4YrW_8\" class=\"yotu-video\" data-videoid=\"rXC4p4YrW_8\" data-title=\"#FESTIK2015 Festival TIK 2015 Nasional di SABUGA Bandung Jawa Barat\" title=\"#FESTIK2015 Festival TIK 2015 Nasional di SABUGA Bandung Jawa Barat\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-thumb-wrp\">\n\t\t\t\t\t\t<div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img class=\"yotu-video-thumb\" src=\"https:\/\/i.ytimg.com\/vi\/rXC4p4YrW_8\/hqdefault.jpg\" alt=\"#FESTIK2015 Festival TIK 2015 Nasional di SABUGA Bandung Jawa Barat\">\t\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<h3 class=\"yotu-video-title\">#FESTIK2015 Festival TIK 2015 Nasional di SABUGA Bandung Jawa Barat<\/h3>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-description\">Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara pada hari Kamis, 28\/5, membuka resmi Festival Teknologi Informasi dan Komunikasi [TIK] 2015 di Gedung Sasana Budaya Ganeca [SABUGA] Bandung.<br \/>\n<br \/>\nPada kesempatan itu Menkominfo juga mengukuhkan para relawan TIK seluruh Indonesia. Pengukuhan itu secara simbolik, hanya beberapa perwakilan RTIK dari Madiun, Magelang, Yogyakarta, Tulungagung, Bandung, dan lainnya yang naik panggung. <br \/>\n<br \/>\nDalam sambutannya Rudiantara berharap penyelenggaraan Festival TIK 2015 dapat lebih memerdekakan masyarakat untuk lebih melek teknologi kususnya informatika dan komunikasi sehingga dapat meningkatkan taraf hidup mereka baik dari sisi ekonomi, sosial, atau sendi kehidupan lainnya.<br \/>\n<br \/>\nSelain Menteri Rudiantara, beberapa tokoh juga hadir dalam pembukaan festival TIK 2015, antaranya Ridwan Kamil walikota Bandung, Budiman Sudjatmiko dari Komisi II DPR RI, Bambang Heru Tjahjono Dirjen Aplikasi Informatika Kemkeninfo, dan tentu saja ketua Relawan TIK Indonesia, Indriatno Banyumurti.<br \/>\n<br \/>\nSebagaimana diketahui, Festival TIK 2015 merupakan yang keempat. Sebelumnya berlangsung di Bandung pada tahun 2012, di Surabaya tahun 2013, dan ketiga di Manado tahun 2014.<br \/>\n<br \/>\nBerita lengkat ada di:<br \/>\nhttp:\/\/rtiktulungagung.or.id\/menteri-kominfo-ri-buka-festival-tik-2015\/<br \/>\n<br \/>\nSIWI SANG<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/li>\n\t\t\t\t\n\t\t\t\t\t\t<li class=\" yotu-last\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<a href=\"#AsNLTgs4ULs\" class=\"yotu-video\" data-videoid=\"AsNLTgs4ULs\" data-title=\"Pandu Digital Madiun 2019\" title=\"Pandu Digital Madiun 2019\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-thumb-wrp\">\n\t\t\t\t\t\t<div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img class=\"yotu-video-thumb\" src=\"https:\/\/i.ytimg.com\/vi\/AsNLTgs4ULs\/sddefault.jpg\" alt=\"Pandu Digital Madiun 2019\">\t\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<h3 class=\"yotu-video-title\">Pandu Digital Madiun 2019<\/h3>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"yotu-video-description\">Seminar nasional pandu digital<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/li>\n\t\t\t\t\n\t\t\t\t<\/ul>\n<\/div><div class=\"yotu-pagination yotu-pager_layout-default yotu-pagination-bottom\">\n<a href=\"#\" class=\"yotu-pagination-prev yotu-button-prs yotu-button-prs-1\" data-page=\"prev\">Prev<\/a>\n<span class=\"yotu-pagination-current\">1<\/span> <span>of<\/span> <span class=\"yotu-pagination-total\">2<\/span>\n<a href=\"#\" class=\"yotu-pagination-next yotu-button-prs yotu-button-prs-1\" data-page=\"next\">Next<\/a>\n<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":1,"featured_media":426,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/kawiwara.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/454"}],"collection":[{"href":"http:\/\/kawiwara.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"http:\/\/kawiwara.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/kawiwara.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/kawiwara.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=454"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/kawiwara.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/454\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":456,"href":"http:\/\/kawiwara.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/454\/revisions\/456"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/kawiwara.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/426"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/kawiwara.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=454"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}